Bandar Narkoba Asal Rutan Kabanjahe di Lapas Narkotika Pematang Siantar, Kembali Dipindahkan

    Bandar Narkoba Asal Rutan Kabanjahe di Lapas Narkotika Pematang Siantar, Kembali Dipindahkan

    KARO - Masih ingat dengan tahanan kasus narkotika jenis sabu yakni Rinto Affandi Nasution (35) yang sempat membuat petugas rumah tahanan (Rutan) Kelas II B Kabanjahe 'Jantungan' karena nyaris lepas alias 'Kabur' dari kerangkeng pada tahun 2017. 

    Kini, warga Jalan Udara, Gang Rukun Berastagi, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo, Sumut yang ditangkap Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Karo ini, kembali ramai dibicarakan diberbagai media.

    Pasalnya, setelah dipindahkan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas II A Pematang Siantar, Kabupaten Simalungun. Rinto disebut-sebut telah menjadi 'Bandar' narkoba di dalam Lapas yang banyak menghasilkan 'Cuan' hingga ratusan juta per hari.

    Namun terlepas dari itu, ada satu hal yang membuat publik heran dan curiga. Sebab dari kabar yang didapat. 'Big Bos' atau pengendali barang haram dari balik jeruji besi tersebut telah dipindahkan kembali ke Rutan Kelas II B Kabanjahe.

    "Sudah 4 hari dia dipindahkan ke Rutan Kabanjahe, " ujar seorang sumber yang identitasnya sengaja dirahasiakan guna menjaga keselamatannya, Minggu (301/2022) melalui pesan singkat seluler sekira pukul 18:31 WIB.

    Dikatakan sumber lagi, soal dipindahkan kembali ke Rutan Kabanjahe tentunya tidak gratis. "Yah gak mungkin gratis. Masa bisa dipindahkan lagi ke sana. Ada apa?, so pasti berkasnya pake lampiran uang kertas. Rutan Kabanjahe dan Lapas sini pasti saling koordinasi. Gak mungkin tidak, "  imbuh sumber.

    Menanggapi hal tersebut, Kepala Lapas (Kalapas) Narkotika Kelas II A Pematang Siantar, Sopian ketika  dikonfimasi, Senin (31/01/2022) dari seluler mengatakan pemindahan warga binaan pemasyarakatan (WBP) merupakan kewenangan Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Provinsi Sumut.

    "Ada dua alasan WBP dapat dipindahkan yakni pembinaan dan faktor keamanan Napi. Dan itu semua kewenangan dari Kanwil. Satu lagi, yang bersangkutan dalam waktu dekat akan bebas dari masa hukuman, " sebutnya mengakhiri.

    (Anita Theresia Manua)

    Karo Sumut
    Anita Manua

    Anita Manua

    Artikel Sebelumnya

    Kepala SDN 046575 Kutabuluh Gugung Meradang...

    Artikel Berikutnya

    Pemindahan Bandar Narkoba Asal Rutan Kabanjahe...

    Berita terkait

    Peringkat

    Profle

    Syafruddin Adi

    Achmad Sarjono

    Achmad Sarjono verified

    Postingan Bulan ini: 183

    Postingan Tahun ini: 1801

    Registered: Jul 16, 2020

    Afrizal

    Afrizal verified

    Postingan Bulan ini: 161

    Postingan Tahun ini: 1114

    Registered: May 24, 2021

    KOREM 082CPYJ KOTA MOJOKERTO

    KOREM 082CPYJ KOTA MOJOKERTO

    Postingan Bulan ini: 94

    Postingan Tahun ini: 500

    Registered: Oct 11, 2021

    Maskuri

    Maskuri

    Postingan Bulan ini: 94

    Postingan Tahun ini: 197

    Registered: Mar 10, 2022

    Profle

    Narsono Son

    Sebanyak 63 Warga Binaan Beragama Budha di Jawa Tengah Terima Remisi Waisak
    Munjin Sulaeman: Pembangunan IKN yang Dipaksakan
    Habib Lutfi Bin Ali Bin Yahya Apresiasi Pihak Kepolisian Saat Kunjungi Pospam Kedungwuni
    Percepatan Vaksin Babinsa Koramil Tegal Timur Dampingi Nakes Vaksinasi Door to Door

    Follow Us

    Recommended Posts

    Dipo Nusantara Dukung Bandara Komodo NTT Setara Changi Singapura
    DPR RI Batalkan Pelaksanaan Pengadaan Gorden Rumah Jabatan Anggota di Kalibata
    Direktur Ormas Kemendagri Rangkul DPP IPEMI Bangkitkan Ekonomi Pasca Pandemi Di 514 Kabupaten Kota 
    Jaksa Agung RI Sampaikan Terima Kasih Atas Kepercayaan Masyarakat
    Pertama Kali Solo Traveling dengan Pesawat? Siapkan 7 Hal ini Dahulu!